Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Februari 2013

Seasons to Remember


Judul                     : Seasons to Remember
Pengarang             : Ilana Tan
Penerbit                : Gramedia Pustaka Utama (GPU)
Terbit                    : 14 Februari 2013
Pages                    : 160
                Nah, ini kabar gembira buat kalian yang ngefans sama penulis Ilana Tan. Para pecinta novel pasti tau dong novel apa aja yang sudah diterbitkan oleh kak Ilana Tan? Buat yang belum tau, tetralogy 4 musim yang pertama Summer In Seoul, Autumn In Paris, Winter In Tokyo, dan Spring In London. Trus ada lagi sunshine becomes you tapi aku belum ini mau di jadikan season2 selanjutnya atau tidak. Ok, sampai lupa, kali ini kak Ilana Tan bukan mau nerbitkan novel tapi buku yang judulnya “Seasons to Remember “. Berhubung bukunya belum terbit, jadi aku kasih sinopsisnya aja. Selamat membaca.

Selasa, 22 Januari 2013

Let Go


Let Go  novel yang sangat menarik untuk di baca, membangkitkan semangat,  mengajarkan kita untuk mengerti arti betapa berharganya orang yang kita sayangi entah itu teman, sahabat , orang tua maupun orang yang kita cintai. Novel ini juga mengajarkan artinya kehilangan dan bagaimana kita menghadapinya. Langsung saja q ceritakan sedikit tentang novel ini. Tapi maaf soalnya yang aku ceritakan hanya tentang Raka dan Nathan, soalnya peran cewek tidak terlalu mendominasi cerita. Tapi q beri gambaran karakter cewek nya kok.

Caraka atau Raka adalah anak kelas X SMA yang baru masuk 4 bulan dan sudah berkelahi selama 4 kali, hampir saja dia dikeluarkan dari sekolah kalau tidak dipertahankan oleh wali kelasnya. Raka sangat lemah dalam semua mata pelajaran kecuali sejarah, dia juga bercita-cita sebagai sutradara film. Dia mempunyai 3 teman sekelas yang sifatnya sangat bertolak belakang dengannya,


Senin, 26 November 2012

Ranah 3 Warna


Setelah lulus dari Pondok Madani, Alif Fikri kembali ke kampung halamannya di Maninjau. Dia akan mengikuti ujian persamaan SMA untuk mendapatkan ijazah. Alif belajar dengan keras untuk menghadapi ujian yang waktunya tingga dua bulan lagi. Walaupun akhirnya Alif hanya mendapat nilai rata-rata 6,5 , Dia tidak patah semangat dan akan belajar lebih keras lagi untuk menghadapi UMPTN. Dia ingin masuk Teknik Penerbangan ITB untuk pilihan pertama, yang kedua Hubungan Internasional UNPAD. Semua orang termasuk teman, tetangga dan Randai tidak yakin Alif dapat diterima dan meremehkan. Seorang tamatan pondok yang tidak mempelajari pelajaran umum yang diajarkan di SMA, akan mampu lulus UMPTN. Tapi Alif tidak peduli dan akan membuktikan pada semua orang kalau dia bisa. Dengan dukungan dari kedua orang tua dan keluarga, Alif belajar dengan sungguh-sungguh dan berdoa. Dia melebihkan usaha di atas rata-rata orang lain. Akhirnya pengumuman UMPTN tiba, Alif diterima di Hubungan Internasional UNPAD. Meskipun bukan di ITB, Alif tetap bersyukur dan ini merupakan karunia yang besar dari yang maha kuasa.